Home / Blog / Pengertian Media Transmisi Dan Macam – Macam Media Transmisi [Super Lengkap]

Pengertian Media Transmisi Dan Macam – Macam Media Transmisi [Super Lengkap]

Pengertian Media Transmisi Dan Macam – Macam Media Transmisi – Dalam proses komunikasi, tentu saja harus ada media / penghubung yang akan menjadi perantara agar komunikasi tersebut dapat terjalin dengan baik dan lancar. Tanpa adanya perantara, sebuah komunikasi tidak akan bisa terwujud dan tidak akan berjalan dengan semestinya.

Ketika ada seorang guru menjelaskan sesuatu kepada murid – muridnya, maka mulut merupakan media penyampai atas apa yang ada di pemikiran otaknya. Dan tidak hanya itu, karena mulut juga bisa disebut dengan alat, bukan media.

Lalu apa media yang sesungguhnya ? Media yang sesungguhnya pada kasus ini adalah udara / angin. Udara / angin tersebut merupakan media / penyalur dimana suara dari seorang guru bisa terdengar oleh para siswanya.

Suara akan merambat dan menyebar melalui media udara, suara tidak dapat merambat melalui ruang hampa. Karena itulah para astronot memerlukan alat bantu agar komunikasi bisa berlangsung di luar angkasa. Berbeda halnya dengan cahaya, cahaya tidak memerlukan sebuah media untuk bergerak maupun merambat. Itulah mengapa sinar matahari bisa sampai ke permukaan bumi walaupun melewati ruang hampa di angkasa.

Banyak sekali contoh media yang ada di kehidupan kita sehari – hari, tidak hanya udara saja. Saat minum air putih, gelas / botol adalah media – nya. Untuk menghubungkan 2 pulau yang berbeda, media / penghubung antara 2 pulau tersebut adalah jembatan. Saat akan bepergian ke suatu tempat, media / perantara – nya adalah kereta, pesawat dan angkutan umum..

Pengertian Dan Macam – Macam Media Transmisi

Pengertian Media Transmisi Dan Macam - Macam Media Transmisi

Saat belajar di internet, google dan website adalah media belajarnya. Saat curhat & berbagi secara online, facebook, instagram, twitter adalah salah satu dari beberapa media yang dapat kita gunakan.

Inilah alasan mengapa facebook, instagram, twitter, pinterest disebut – sebut sebagai media sosial / social media, karena platform tersebut memang berfungsi sebagai alat untuk bersosial yang dilakukan secara online…

Pengertian Media Transmisi / Transmission Medium :

Pengertian Media Transmisi – Sekarang kembali lagi ke topik utama, yaitu tentang pengertian dari media transmisi. Secara bahasa, media transisi berarti media pengiriman / sarana yang digunakan untuk mengirim / perantara.

Jika dijelaskan secara istilah, media transisi merupakan media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), dikarenakan jarak yang relatif jauh, maka data terlebih dahulu di ubah menjadi kode / isyarat. Dan kode / isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data agar informasi yang disampaikan bisa dimengerti oleh manusia.

Media akan berperan sebagai jalur untuk mengirimkan suatu data atau suatu informasi dari satu tempat ke tempat yang lain. Kita pasti membutuhkan sebuah media atau jalur untuk membawa informasi atau data tersebut sampai kepada tujuan yang diinginkan. Media transmisi dalam bahasa Inggris berarti transmission medium.

Seperti yang telah dijelaskan diatas, dan beberapa contoh yang telah saya sebutkan. Setiap perangkat elektronik yang berfungsi sebagai alat komunikasi memiliki media transmisi yang berbeda – beda pula.

Sebagai Contoh :

Media transmisi yang digunakan pada Telepon Kabel adalah menggunakan Kabel, media transmisi yang digunakan pada Ponsel, radio dan tv adalah menggunakan Frekuensi Radio. Kemudian media transmisi yang digunakan pada ponsel zaman dahulu (sebelum ada bluetooth) dan juga remote control pada televisi yaitu menggunakan teknologi infra merah (infra red) dan banyak contoh yang lainnya.

Dalam ilmu elektro, informasi dan data yang dikirimkan / ditransmisikan tersebut bisa berupa sinyal listrik dan juga elektromagnetik. Namun kemampuan dan baik tidaknya kualitas suatu media dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya adalah :

Bandwith

Bandwidth merupakan kapasitas luas atau lebar cakupan frekuensi yang digunakan oleh sebuah sinyal dalam media transmisi / media pengiriman. Bandwidth juga dapat diartikan sebagai perbedaan antara komponen sinyal frekuensi tinggi dan sinyal frekuensi rendah. Sedangkan frekuensi sinyal di ukur dalam satuan Hertz. Sinyal suara tipikal mempunyai Bandwidth kurang lebih 3 kHz, broadcast (TV) dan analog TV mempunyai Bandwidth kurang lebih 6 MHz.

Radiasi

Radiasi menjelaskan setiap proses di mana energi akan bergerak melalui media atau ruang yang akhirnya diserap oleh benda lain. Radiasi bisa disebut dengan kebocoran sinyal dari suatu media karena timbulnya karakteristik listrik yang tidak diharapkan dari media tersebut.

Noise

Noise atau yang biasa disebut dengan derau merupakan suatu gangguan berbentuk sinyal yang bersifat akustik (suara), elektris, maupun elektronis yang timbul pada suatu sistem (rangkaian listrik atau elektronika). Sinyal yang satu ini hadir dalam bentuk gangguan yang kehadirannya tidak diinginkan.

Attenuation

Jika didefinisikan dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami, attenuation berarti ukuran seberapa besar / kecil kekuatan sinyal / frekuensi yang di hasilkan oleh sebuah energi dalam perambatannya melalui sebuah media. Sebagai contoh, misalnya terdapat sebuah tower seluler yang memancarkan sebuah sinyal. Sinyal yang dipancarkan tersebut tentu saja hanya sampai dalam jangkauan wilayah tertentu, setelah melewati batas jangkauan normal maka sinyal tersebut akan mengalami penurunan.

Baca Juga :

Kegunaan Media Transmisi / Transmission Medium :

Media Transmisi / Transmission Medium digunakan pada beberapa perangkat elektronik dengan tujuan yaitu agar pengirim dan penerima dapat saling terhubung serta bisa melakukan pertukaran data. Media transmisi pada beberapa perangkat elektronik, seperti ponsel, komputer, tv, dan radio sangat dibutuhkan agar perangkat tersebut dapat menerima data yang telah dikirimkan dari perangkat lainnya.

Karakteristik media transmisi / transmission medium yaitu sangat bergantung pada :

  • Jenis perangkat elektronik yang digunakan
  • Data yang digunakan pada perangkat elektronik tersebut
  • Tingkat efektifitas dalam proses pengiriman data tersebut
  • Seberapa besar / kecil ukuran data yang dikirim

Jenis Media Transmisi / Transmission Medium :

1. Guided Transmission Media

Guided transmission media atau yang biasa disebut media transmisi terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem berupa kabel

Twisted Pair Cable / Kabel Pasangan Berpilin

Twisted Pair Cable atau yang biasa disebut dengan kabel pasangan berpilin terdiri dari dua buah konduktor yang digabungkan menjadi satu.

Tujuannya yaitu agar mengurangi atau menghilangkan interferensi elektromagnetik yang dihasilkan dari luar, misalnya radiasi elektromagnetik yang dihasilkan dari kabel Unshielded Twisted Pair (UTP), dan crosstalk yang mungkin terjadi di antara kabel yang saling berdekatan.

Twisted Pair Cable terbagi menjadi 2 jenis, diantaranya adalah :

1. Kabel STP (Shielded Twisted Pair) : Merupakan jenis kabel yang digunakan pada jaringan komputer. Kabel ini berisi empat kabel (yang terdiri dari dua pasang kabel) dan setiap pasang dipilin. Kabel STP lebih tahan dari gangguan

yang disebabkan karena posisi kabel yang tertekuk. Crosstalk dan noise signal akan timbul karena Attenuasi di kabel STP yang meningkat pada frekuensi tinggi.

2. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) : Merupakan jenis kabel yang banyak digunakan dalam pemasangan jaringan komputer.

Kabel ini berisi empat pasang kabel dan setiap pasangnya dipilin (twisted). Kabel ini tidak memiliki sebuah pelindung (unshilded). Kabel UTP lebih mudah dipasang, ukurannya relatif kecil, dan harganya lebih murah dibanding jenis media lainnya. Kabel UTP juga sangat rentan terhadap efek interferensi elektris yang berasal dari media yang ada di sekelilingnya.

Coaxial Cable / Kabel Koaksial

Kabel koaksial (coaxial cable) merupakan jenis kabel yang menggunakan dua buah konduktor juga. Kabel ini telah banyak digunakan untuk mengirimkan sinyal pada frekuensi yang tinggi, yaitu mulai dari 300 kHz keatas. Lantaran kemampuannya yang bisa menyalurkan sinyal pada frekuensi tinggi tersebut, maka sistem transmisi yang menggunakan kabel koaksial memiliki kapasitas kanal cukup besar. Kabel koaksial terbagi beberapa jenis, diantaranya yaitu thick coaxial cab le (yang mempunyai diameter lebih besar) dan thin coaxial cable (yang mempunyai diameter lebih kecil).

Keuntungan / Kelebihan menggunakan kabel koaksial (coaxial cable) yaitu dapat digunakan untuk mengirimkan informasi hingga 900 kanal telepon, biaya perawatan akan lebih rendah karena bisa ditanam di dalam tanah, kecil kemungkinan akan terjadi interferensi dengan sistem lain karena menggunakan penutup isolasi.

Kelemahan/ Kerugian menggunakan kabel koaksial yaitu pada hubungan jarak jauh harus dipasang repeater – repeater karena mempunyai redaman yang relatif lebih besar. Rawan pula terhadap gangguan – gangguan fisik yang bisa mengakibatkan putusnya hubungan karena kabel dipasang diatas tanah.

Fiber Optic / Kabel Kaca

Fiber optik merupakan media transmisi yang dibuat dari bahan kaca atau plastik dan digunakan untuk mengirimkan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat yang lain.

Keunggulan / Kelebihan menggunakan fiber optik yaitu harganya relatif lebih murah, bentuknya jauh lebih ramping, kapasitas transmisi lebih besar, lebih sedikit sinyal yang hilang, transmisi lebih cepatkarena data akan diubah menjadi sinyal cahaya, lebih sedikit tenaga yang dibutuhkan, serta tidak mudah terbakar.

Kelemahan / Kerugian menggunakan fiber optik yaitu biaya yang lebih mahal untuk peralatan pemasangannya, memerlukan konversi data listrik ke cahaya dan sebaliknya yang lebih rumit, dalam prosedur pemakaian dan pemasangannya memerlukan peralatan khusus, dan untuk membutuhkan tenaga yang ahli di bidang ini saat ada perbaikan yang kompleks.

Baca Juga :

2. Unguided Transmission Media

Unguided Transmission Media atau yang biasa disebut dengan media transmisi tidak terpandu adalah jaringan yang menggunakan sistem gelombang elektromagnetik.

Gelombang Mikro

Gelombang Mikro (microwave) adalah bentuk gelombang radio yang beroperasi pada frekuensi tinggi (satuannya adalah gigahertz). Gelombang ini meliputi kawasan UHF, SHF dan EHF. Gelombang mikro banyak digunakan pada skema jaringan MAN, warnet (LAN) dan penyedia layanan internet (ISP).

Keunggulan / Kelebihan menggunakan media transmisi gelombang mikro yaitu akuisisi antar menara tidak terlalu dibutuhkan, jumlah data yang besar bisa dibawa, setiap tower antena tidak memerlukan lahan yang luas sehingga biaya akan lebih murah, hanya membutuhkan antena yang lebih kecil sehingga frekuensi tinggi atau gelombang lebih pendek.

Kelemahan / Kerugian menggunakan gelombang mikro yaitu lebih rentan terhadap cuaca yang kurang mendukung seperti hujan dan mudah terpengaruh oleh pesawat terbang yang melintas di atasnya.

Satelit

Satelit merupakan media transmisi yang berfungsi menerima sinyal dari stasiun bumi dan meneruskannya ke stasiun di belahan bumi lainnya. Sebuah satelit yang mengorbit pada ketinggian 36.000 km di atas permukaan bumi memiliki angular orbital velocity yang sama dengan orbital velocity

Jika satelit tersebut mengorbit di atas khatulistiwa, ini akan menyebabkan posisi satelit menjadi relatif stasioner terhadap bumi (geostationary). Pada prinsipnya, dengan cara menempatkan tiga buah satelit geostationary pada posisi yang tepat, maka akan dapat menjangkau seluruh permukaan bumi.

Keunggulan / Kelebihan menggunakan media transmisi satelit yaitu relatif lebih murah daripada harus menggelar kabel antar benua, bisa menjangkau permukaan bumi yang lebih luas, termasuk pada daerah terpencil dengan populasi yang relatif lebih rendah, meningkatnya trafik telekomunikasi antar benua membuat sistem media transmisi satelit cukup menarik secara komersial.

Kelemahan / Kerugian menggunakan media transmisi satelit merupakan keterbatasan teknologi, terlebih lagi untuk penggunaan antena satelit dengan ukuran yang besar, biaya asuransi dan investasi satelit yang masih sangat mahal, atmospheric losses yang cukup besar pada frekuensi di atas 30 GHz yang akan membatasi penggunaan frequency carrier.

Inframerah

Media transmisi Inframerah sering digunakan dalam komunikasi jarak yang dekat, kecepatannya mencapai 4 Mbps. Digunakan untuk mengendalikan perangkat elektronik dalam jarak yang jauh, misalnya remot kontrol pada tv serta perangkat elektronik yang lainnya.

Keunggulan / Kelebihan menggunakan media transmisi inframerah yaitu kebal terhadap interferensi radio dan elekromagnetik, inframerah lebih murah dan mudah dibuat, instalasi yang mudah, mudah untuk dipindah – pindah, keamanan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan gelombang radio.

Kelemahan / Kerugian menggunakan media transmisi inframerah yaitu jaraknya yang serba terbatas, sinyal yang tidak dapat menembus dinding, harus ada lintasan yang lurus antara perangkat pengirim dan penerima, tidak bisa digunakan pada luar ruangan karena bisa terganggu oleh sinar / cahaya matahari.

Demikian Pengertian Media Transmisi Dan Macam – Macam Media Transmisi [Super Lengkap]

Check Also

Pengertian, Fungsi Dan Jenis – Jenis Network Protocol / Protokol Jaringan

Pengertian, Fungsi Dan Jenis – Jenis Network Protocol / Protokol Jaringan

Pengertian, Fungsi dan Jenis – Jenis Network Protocol / Protokol Jaringan – Sadar atau tidak, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *